Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

GAGAL JANTUNG DIASTOLIK

Ali Aspar Mappahya
Gagal jantung bisa bermanifestasi sebagai gagal jantung sistolik akibat disfungsi sistolik maupun gagal jantung diastolik akibat disfungsi diastolik.1 Pengetahun tentang gagal jantung diastolik akhir-akhir ini meningkat sebagai suatu masalah klinis epidemiologis yang sedang berkembang.2 Gagal jantung diastolik pada hakekatnya susah didefinisikan, didiagnosis dan diobati.
Sepertiga sampai setengah dari penderita yang masuk rumah sakit dengan sindroma gagal jantung yakni adanya bendungan sistemik dan bendungan paru mempunyai fungsi ssitolik yang normal atau hampir normal. Gagal jantung diastolik kerapkali bersama sama dengan adanya hipertensi sistemik yang kurang terkontrol. Faktor-faktor yang berkontribusi merubah fungsi diastolik ventrikel kiri antara lain adalah fibrosis miokard, hipertrofi, iskemia dan peningkatan pascabeban.3
Pengetahuan tentang vaskularisasi dan fungsi ginjal juga penting terutama pada penderita hipertensi berat.
Pada orang tua dengan gagal jantung dan hipertensi berat bisa dijumpai adanya stenosis arteri renalis4, sehingga mungkin perlu dilakukan arteriografi arteri renalis. Pada penderita dengan gagal jantung bendungan pada populasi Framingham study, ditemukan 51% dengan fraksi ejeksi sama atau lebih dari 0,50.1,5 Tidak ada data yang jelas tentang perbedaan prognosis, mortalitas jangka panjang maupun rawat
inap berulang antara penderita dengan gagal jantung sistolik dan gagal jantung diastolik.5 Mortalitas gagal jantung diastolik berkisar 8-28% pertahun dan populasi berkulit hitam lebih rentan dibanding kulit berwarna. Juga disebutkan bahwa wanita lebih sering dibanding lakilaki terutama mereka yang berumur lanjut.2,6
Penting diketahui bahwa disfungsi sistolik dan diastolik seringkali dijumpai bersamaan dan timbulnya gagal jantung sistolik bisa mempengaruhi fungsi diastolik.7,8 Penilaian terhadap struktur dan fungsi ventrikel kiri dengan ekokardiografi sangat penting sebelum memulai terapi pada penderita dengan gagal jantung oleh karena terapi terhadap disfungsi sistolik mungkin tidak efektif atau bahkan kontraproduktif bila gejala gejala yang ditemukan disebabkan oleh disfungsi diastolik.4
Gagal jantung diastolik terjadi akibat adanya resistensi abnormal terhadap pengisian ventrikel, yang memerlukan peningkatan tekanan pengisian atrium kiri untuk mencapau curah jantung yang mencukupi.5 Proses pengisian jantung umumnya dan ventrikel kiri khususnya amat penting dipahami untuk menjelaskan gejala dantanda yang timbul akibat disfungsi diastolik ventrikel kiri.
Disfungsi diastolik sulit dibedakan dari disfungsi sistolik bila hanya berdasarkan pada keluhan penderita, pemeriksaan fisik, gambaran elektrokardiogram dan foto thoraks, sehingga penegakan diagnosis disfungsi diastolik merupakan suatu tantangan bagi para klinisi.
Oleh karena itu sangat diperlukan cara yang lebih tepat untuk menilai fungsi diastolik ventrikel kiri. Cara noninvasif dengan ekokardiografi-Doppler, Doppler M-mode warna dan pencitraan Doppler jaringan saat ini amat populer digunakan dalam pemeriksaan fungsi diastolik ventrikel kiri.9,10,11

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Posting Komentar